Sahrin Hamid: Gen Z Jadi Motor Utama Gerakan Rakyat, Dorong Kemandirian Kader Perempuan

March 27, 20260

Gerakan Rakyat – Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid menegaskan komitmen partainya dalam memberikan ruang strategis bagi perempuan dan Generasi Z (Gen Z) dalam struktur politik nasional. Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda serta penguatan kapasitas perempuan menjadi kunci keberhasilan organisasi di masa depan.

Mengenai isu keterwakilan perempuan, Sahrin menawarkan sudut pandang yang menekankan pada kompetisi dan kualitas. Ia berpendapat bahwa semangat persamaan gender seharusnya diikuti dengan kesiapan untuk berkompetisi secara terbuka tanpa bergantung pada batasan kuota.

“Dalam pandangan saya, kalau perempuan sudah bicara persamaan gender, ya sebetulnya tidak perlu kuota. Sudah sama kan? Kan sudah sama, kenapa Anda minta kuota? Kalau merasa sama kan harus berkompetisi,” ujar Sahrin saat menghadiri podcast YouTube @BangSyukurMandar, dikutip Jumat (27/3/2026).

Ia menegaskan bahwa fokus utama Partai Gerakan Rakyat (PGR) memberikan edukasi yang mumpuni bagi kader perempuan agar mampu mendominasi karena kualitasnya.

Baca juga: ​Ketua Umum Gerakan Rakyat Dorong Penguatan Identitas Partai Politik

“Menurut saya yang harus dilakukan partai gerakan rakyat adalah mendidik, mencerdaskan perempuan sebanyak-banyaknya. Tidak bicara presentasi. Kalau dia lebih dominan, Alhamdulillah,” tambahnya.

Sahrin juga memaparkan data mengenai dominasi Gen Z yang menggerakkan mesin partai. Baginya, keterlibatan anak muda bukan sekadar pelengkap, melainkan penggerak utama dalam pemenuhan syarat administratif di Kementerian Hukum (Kemenkum) hingga penguasaan opini publik di ruang digital.

“Ibu bapak tahu semua bahwa yang mengurusi administrasi partai politik kita yang saat ini menjadi syarat untuk dibawa ke Kemenkum, yaitu 100 persen wilayah, 75 persen kota/kabupaten dan 50 persen kecamatan, itu semuanya adalah Gen Z,” ungkap Sahrin.

Kreativitas dan kefasihan generasi muda terhadap teknologi digital diakui sebagai alasan mengapa Partai Gerakan Rakyat konsisten menempati posisi teratas dalam perbincangan publik.

Baca juga: Ketum Sahrin Ungkap Alasan Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan dan Berikan KTA Kehormatan 001

“Kenapa gerakan rakyat begitu eksis di media sosial? Kenapa? Karena keterlibatan Gen Z. Mereka lebih kreatif, sensitif dengan ide, yang kedua mereka lebih ramah gadget, ramah media sosial. Karena generasi yang sebelumnya kan paling tusli (tulis beli). Nah inilah yang kami lihat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sahrin menjelaskan Partai Gerakan Rakyat telah membentuk badan sayap pemuda seperti Muda Bergerak yang dikelola secara mandiri oleh Gen Z untuk mencetak “kader bangsa”, bukan sekadar kader partai.

“Kami sekarang ini ada sebuah badan sayap pemuda, dan yang kita bangun di gerakan rakyat itu mereka mengurusi khusus melakukan kaderisasi. Jadi kelas kader yang begitu besar, nah itu justru dikelola oleh teman-teman Gen Z. Jadi mereka mulai dilatih bagaimana membangun partai,” pungkas Sahrin.

Dengan proyeksi pemilih muda yang akan mencapai hampir 70 persen pada kontestasi pemilihan umum (pemilu) tahun 2029, Sahrin optimistis bahwa pelibatan Gen Z dalam struktur strategis merupakan langkah tepat untuk menjawab tantangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Gerakan Rakyat