Gerakan Rakyat – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Lamongan, Miftahul Jannah menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim).
Dalam perjalanannya menyisir enam kecamatan menggunakan kendaraan roda dua, Miftahul atau biasa disapa Mama Mitha itu menyaksikan langsung masih banyak akses jalan dalam kondisi berlubang dan rusak parah.
Ia juga menyoroti adanya pemukiman di tengah hutan yang dinilai luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.
“Masya Allah, saya ngelus dada. Ternyata infrastruktur jalan di kecamatan banyak yang rusak. Banyak lubangnya. Ke mana ini pemerintah kabupaten kok sepertinya diam ada infrastruktur jalan banyak yang rusak?” ujar Miftahul, mengutip KBA News, Jumat (13/3/2026).
Baca juga: Gerakan Rakyat Lampung Perkuat Solidaritas Kader Melalui Penyaluran Zakat Maal
Kunjungan ke enam kecamatan tersebut meliputi Mantup, Sambeng, Ngimbang, Bluluk, Modo, dan Sukorame dalam rangka penyerahan berkas administratif DPC untuk keperluan pendaftaran partai ke Kementerian Hukum (Kemenkum).
Dengan begitu, Mama Mitha menyatakan niatnya untuk membawa perubahan bagi masyarakat Lamongan ke depannya. “Saya ngelus dada. Jika Tuhan mengizinkan saya ingin menjadi Bupati Lamongan. Inshaallah, saya akan perhatikan wilayah kecamatan di Lamongan yang infrastruktur jalannya rusak. Sekaligus kehidupan di pedesaan yang jauh dari kata mapan,” tegasnya.

Srikandi Gerakan Rakyat itu pun meminta agar pejabat Pemkab Lamongan lebih sering turun ke lapangan untuk melihat realita yang dihadapi warga.
“Saya benar-benar merasakan rusaknya infrastruktur jalan di Lamongan. Ini sungguh ironis. Cobalah pejabat di Pemkab Lamongan turun langsung ke kecamatan-kecamatan,” lanjut Miftahul.
Baca juga: Gerakan Rakyat Nabire Resmi Daftar ke Kesbangpol, Usung Program Kerakyatan
Selanjutnya, Mama Mitha dijadwalkan akan melanjutkan agenda serupa ke tujuh kecamatan lainnya, yakni Karanggeneng, Deket, Solokuro, Paciran, Brondong, Sekaran, dan Maduran. Ia menargetkan pemberkasan di seluruh 27 kecamatan di Lamongan dapat segera rampung.
“Semoga ikhtiar kami dalam membesarkan Gerakan Rakyat di Lamongan diijabah Allah. Semua dimudahkan sama Yang di Atas,” pungkasnya.


