Gerakan Rakyat – Gerakan Rakyat secara resmi merilis 10 poin rekomendasi strategis hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang ditujukan kepada pemerintah. Salah satu poin krusial terkait pemberantasan korupsi sebagai fondasi utama dalam menjaga keadilan sosial dan kepercayaan publik.
Ketua Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Sulfikar Amir menyatakan bahwa perbaikan bangsa harus dimulai dari akar fundamental, yakni sistem politik dan pemilu yang bersih, guna menghasilkan kebijakan publik yang benar-benar berjiwa rakyat.
Dalam rekomendasinya, Gerakan Rakyat memandang korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman nyata bagi hak-hak dasar warga negara. Dampak sistemik dari praktik lancung ini disebut telah merusak distribusi kesejahteraan di berbagai sektor vital.
Baca juga: Rakernas I Gerakan Rakyat: Diplomasi Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Rakyat
“Korupsi adalah musuh bersama dari keadilan sosial, kepercayaan publik, dan pembangunan berkelanjutan. Korupsi merampas hak dasar rakyat seperti layanan pendidikan, kesehatan, dan keamanan mereka,” tegas Sulfikar dalam pernyataannya, Senin (9/2/2026).
Gerakan Rakyat menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan penindakan di hilir, melainkan harus dibarengi dengan perbaikan sistem di hulu. Hal itu mencakup tata kelola anggaran yang dapat diakses oleh publik serta pemanfaatan teknologi untuk menutup celah pungutan liar dan manipulasi.
Sulfikar pun mendesak pemerintah agar menjalankan langkah komprehensif. “Kombinasikan penegakan hukum yang tegas dengan pencegahan sistemik: transparansi anggaran, digitalisasi layanan publik, dan pendidikan etika sejak dini,” lanjutnya.
Baca juga: Perlindungan Tenaga Kerja Era AI: Gerakan Rakyat Desak Pemerintah Jamin Martabat Gen Z
Rekomendasi mengenai antikorupsi ini merupakan bagian dari komitmen Gerakan Rakyat dalam mengawal cita-cita kemerdekaan dan demokrasi secara adil. Selain itu, menolak keras kebijakan jangka pendek yang hanya menguntungkan segelintir elite sembari mengabaikan nasib rakyat kecil.
Lebih lanjut, Gerakan Rakyat menegaskan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada kemampuan negara dan masyarakat bekerja sama untuk memperkuat demokrasi, menegakkan keadilan sosial, serta menjamin hak dasar setiap warga. Rekomendasi eksternal ini dapat menjadi kompas perjuangan bersama “untuk rakyat, oleh rakyat, dan demi masa depan Indonesia yang berdaulat dan berkeadilan”.
“Oleh karena itu pandangan kami terus menatap bersama rakyat dan juga bergerak dalam urat jadi kemajuan bangsa,” tutup Sulfikar.


