Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bekasi resmi menyerahkan berkas pendaftaran dan keberadaan organisasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, Senin (2/2/2026).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan organisasi mendirikan sebuah partai politik (parpol) nasional bernama Partai Gerakan Rakyat yang telah dideklarasikan pada Januari 2026 lalu.
Prosesi penyerahan berkas dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bekasi, Mazhar. Ia hadir didampingi jajaran pengurus harian, termasuk Sekretaris, Bendahara DPD, serta perwakilan pengurus tingkat kecamatan (DPC).
Mazhar menegaskan bahwa pendaftaran ke Bakesbangpol merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi negara sekaligus menunjukkan kesiapan administratif partai.
Baca juga: Sebagai Arah Gerak Nasional, DPP Muda Bergerak Luncurkan “5 Poros Aksi Muda”
“Hari ini kami hadir bukan sekadar menyerahkan dokumen, tapi membawa harapan masyarakat Kabupaten Bekasi. Sesuai arahan Ketua Umum Pusat, Bapak Sahrin Hamid, kami berkomitmen memenuhi 100 persen persyaratan administratif agar Partai Gerakan Rakyat legal dan diakui secara utuh oleh negara di tingkat daerah,” ujar Mazhar usai penyerahan berkas.
Hingga saat ini, pihak DPD mengklaim telah membentuk kepengurusan yang solid di sebagian besar kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Adapun berkas yang diserahkan kepada Bakesbangpol mencakup legalitas domisili kantor pusat di Kabupaten Bekasi, surat Keputusan (SK) Kepengurusan yang telah diverifikasi oleh DPW Jawa Barat dan DPP, dan pemenuhan kuota perempuan minimal 30 persen dalam struktur pengurus daerah.
Membawa visi besar “Satu Kesejahteraan”, Gerakan Rakyat berkomitmen untuk langsung menggerakkan mesin partai melalui konsolidasi hingga tingkat ranting.
Baca juga: Gerakan Rakyat Desak Hapus Ambang Batas Parlemen di Pemilu 2029
Mazhar menambahkan bahwa Gerakan Rakyat memiliki misi jangka panjang untuk mengawal kebijakan publik di wilayah Bekasi agar lebih berpihak pada kelompok rakyat kecil, buruh, dan petani.
“Kami ingin memastikan bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan partai musiman. Kami hadir untuk mengawal kebijakan publik di Bekasi agar lebih berpihak pada rakyat kecil, buruh, dan petani,” pungkasnya.


