Gerakan Rakyat – Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid melakukan sosialisasi dan konsolidasi di Bali selama dua hari, Sabtu (31/1/2026) hingga Minggu (1/2/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada penguatan struktur organisasi serta penjaringan aspirasi langsung dari masyarakat bawah, mulai dari nelayan hingga generasi muda.
Baca juga: Kejar Target 100 Persen, Gerakan Rakyat Rilis Kontak Admin Zona untuk Pendampingan Daerah
Dalam kehadirannya di Bali, Sahrin melakukan kunjungan langsung untuk menyerap aspirasi para nelayan di Kawasan Pantai Kelan, Kedonganan. Salah satu nelayan bernama Wayan mengeluhkan cuaca ekstrem selama tiga bulan terakhir yang membuat mereka tidak bisa melaut.
Sahrin menyatakan bahwa keluhan nelayan memicu pertanyaan besar mengenai sejauh mana peran pemerintah daerah (pemda) dalam memberikan jaring pengaman sosial.
Baca juga: Ketum Sahrin di Bali: Serap Aspirasi Nelayan hingga Tegaskan Politik Tanpa Oligarki
“Selama tiga bulan tidak dapat mencari nafkah, bagaimana tindakan pemerintah daerah setempat, adakah bantuan? Adakah solusi bagi nelayan yang terdampak? Intinya, adakah negara hadir untuk mereka?” tegas Sahrin.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Gerakan Rakyat untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan. Sahrin menyatakan bahwa aspirasi dari nelayan Bali ini akan menjadi catatan penting bagi partai dalam merumuskan kebijakan yang berbasis pada kebutuhan “Rakyat Biasa”.


