Gerakan Rakyat – Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kota Bekasi mulai memperkuat struktur hingga tingkat kelurahan. Sebanyak enam pengurus tingkat kelurahan (DPRt) di Kecamatan Bekasi Utara resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dalam agenda konsolidasi organisasi, Minggu (20/9/2026).
Penyerahan SK tersebut berlangsung di Taman Wisma Asri 2, Teluk Pucung, pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PGR, Sahrin Hamid dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PGR, Muhammad Ridwan.
Adapun enam pengurus kelurahan penerima SK, meliputi Kelurahan Perwira, Harapan Jaya, Teluk Pucung, Kaliabang Tengah, Harapan Baru, dan Marga Mulya. Selain itu, DPD PGR Kota Bekasi juga menyerahkan SK untuk wadah Muda Gerakan Rakyat sebagai ruang partisipasi dan kaderisasi generasi muda.
Kehadiran jajaran pimpinan pusat menjadi penegasan bahwa penguatan struktur PGR tidak berhenti di tingkat daerah, melainkan diarahkan hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Baca juga: Ketum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid Kritik Wacana Capres Diusung Minimal Dua Fraksi DPR
Ketua Umum PGR, Sahrin Hamid menegaskan penyerahan SK bukan sekadar agenda administratif, melainkan harus diikuti dengan aktivitas nyata di lapangan.
“Konsolidasi di Bekasi Utara hari ini mencakup penyerahan SK untuk tingkat DPC hingga DPRt. Setelah seluruh persyaratan legalitas tuntas, fokus utama kita adalah memastikan fungsi kepengurusan berjalan optimal dan langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujar Sahrin.
Sahrin menambahkan, DPD PGR Kota Bekasi telah menjalankan berbagai langkah penguatan organisasi, mulai dari pembenahan struktur, sosialisasi, optimalisasi media sosial, hingga kegiatan kemasyarakatan.
Terkait legalitas partai di Kementerian Hukum (Kemenkum), Sahrin menyampaikan proses pendaftaran berjalan lancar dan pengesahan Partai Gerakan Rakyat diharapkan dapat terbit pada Oktober 2026 mendatang.
Baca juga: GEKRIS dan Gaharu Nusantara Bersinar Kolaborasi Bangun Generasi Muda Berkualitas
Sementara itu, Ketua DPD PGR Kota Bekasi, Nanang Kosim menyatakan penguatan struktur hingga tingkat kelurahan menjadi kunci untuk memperkenalkan PGR secara lebih luas. Sebagai partai baru, pendekatan langsung melalui aksi sosial menjadi strategi utama dalam membangun komunikasi dengan warga.
“Kami menyadari masih banyak warga yang belum mengenal Gerakan Rakyat. Oleh karena itu, pengurus tidak boleh hanya hadir secara formalitas, melainkan harus turun langsung berinteraksi dengan masyarakat,” ucap Nanang.
Sejumlah kegiatan sosial telah digelar oleh DPD PGR Kota Bekasi, di antaranya aksi donor darah dan penyemprotan (fogging) untuk mencegah demam berdarah.
Selain penguatan struktur wilayah, PGR Kota Bekasi juga memberikan perhatian khusus kepada pemilih pemula dan Generasi Z melalui wadah Muda Gerakan Rakyat. Forum itu disiapkan sebagai ruang bagi anak muda untuk terlibat dalam kegiatan organisasi serta menyampaikan gagasan dan aspirasi mereka.

