Kunjungan Anies di Makassar Jadi Momentum Konsolidasi Gerakan Rakyat Sulsel Menuju 2029

September 21, 20260

Gerakan Rakyat – Tokoh inspiratif, Anies Rasyid Baswedan menghadiri silaturahmi bersama jajaran pengurus, kader, relawan, dan simpatisan Gerakan Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anies juga meresmikan Kantor Sekretariat DPD Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kota Makassar di kawasan Paropo, Kecamatan Panakkukang.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jaringan Gerakan Rakyat dan PGR Sulsel untuk memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menegaskan arah perjuangan politik menuju Pemilu 2029.

Kendati dikaitkan dengan persiapan politik 2029, Anies tidak secara khusus membahas pencalonan dirinya. Ia justru mendorong Gerakan Rakyat agar fokus memperluas jangkauan kebermanfaatan dan membantu menyelesaikan masalah sosial masyarakat.

Baca juga: Proses Legalitas Berlangsung, Sahrin Hamid Minta Pengurus Gerakan Rakyat Fokus Jalankan 5 Pancakarya

“Saya sampaikan terima kasih teman-teman di Gerakan Rakyat yang sudah memfasilitasi sehingga niat-niat baik untuk kemasyarakatan ada wadahnya,” ujar Anies.

Anies berpesan agar organisasi ini tetap menjaga kerukunan serta membuka ruang seluas-luasnya. “Menjaga kerukunan, menjangkau semua karena kita berharap gerakan perubahan makin hari makin bisa menjangkau semuanya,” jelasnya.

Sedang banyak masalah sosial hari ini dan saya berharap teman-teman di ormas Gerakan Rakyat bisa berbuat lebih banyak lagi supaya meringankan beban masyarakat,” tambah Anies.

Ia juga menilai masyarakat Sulawesi Selatan memiliki karakter yang tangguh dan punya semangat perubahan. “Saya melihat masyarakat Sulawesi Selatan itu tangguh dan ingin melakukan perubahan. Jangkau semuanya,” ucapnya.

Baca juga: Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Sahrin Hamid: Suara Rakyat Jangan Diamputasi

Sementara itu, Ketua DPW PGR Sulsel, Asri Tadda menjelaskan bahwa kepengurusan PGR di Sulsel telah mencakup 18 DPD kabupaten/kota dan 110 DPC kecamatan. Wilayah lain seperti Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Enrekang, dan Selayar masih dalam proses penyelesaian.

Di sisi lain, Ketua DPD PGR Kota Makassar, Firdaus Malie menyebutkan bahwa struktur DPC telah terbentuk di seluruh kecamatan dan ditargetkan rampung hingga tingkat Kelurahan (DPRt).

“Basis dari Gerakan Rakyat itu ya elemen relawan sejak Pilpres 2024. Nah, itu kemudian yang kita bangun komunikasi, mencoba memasukkan dalam struktur,” kata Asri.

“Insya Allah kita akan terus berjuang mengkonsolidasikan kekuatan sembari menunggu proses legalitas partai selesai. Makassar adalah wajah Sulsel. Karena itu gaung perubahan harus kita menangkan dari kota ini,” sambung Firdaus.

Baca juga: Proses Pengesahan Badan Hukum Partai Gerakan Rakyat Masuki Tahap Verifikasi di Kemenkum

“Kami rindu Abah. Kami kuat karena Abah. Selama ini kami menantikan Abah hadir langsung di sini, menyegarkan kembali semangat kami untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan bangsa. Alhamdulillah, hari ini terwujud,” lanjut Firdaus.

PGR Sulsel secara terbuka menyatakan masih mendorong Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029. Saat ini, Anies tercatat sebagai Anggota Kehormatan di ormas Gerakan Rakyat, sementara posisinya di struktur partai masih menunggu keputusan resmi.

“Semangatnya sama. Kita mau partai ini, organisasi ini menjadi kendaraan politik buat Pak Anies bisa menjadi the next president,” terang Asri.

Baca juga: GEKRIS Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis dan Bantuan Logistik di Tangerang

Asri menegaskan bahwa keputusan resmi pengusungan capres dan arah politik partai akan disahkan melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) setelah legalitas badan hukum partai tuntas dari pemerintah.

“Setelah status badan hukum resmi diperoleh, Partai Gerakan Rakyat berencana menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Forum tersebut akan menjadi ajang penetapan keputusan resmi arah politik partai, termasuk pengusungan capres,” pungkasnya.

“Target utama kita tentu memenangkan Pak Anies dan mengisi slot kursi di DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota, serta melahirkan kepala-kepala daerah dari kader terbaik,” Asri menambahkan.

Dalam pengelolaannya, PGR mengklaim mengusung model partai politik modern yang transparan dan independen dari pengaruh oligarki. “Ini partai gotong royong, murni dari rakyat dan elemen relawan. Partai ini dibangun dengan standar dan aturan baru yang transparan,” tegasnya.

Baca juga: Muda Bergerak dan HIPMA Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

“Kami ingin membangun model partai yang benar-benar dimiliki rakyat, bukan oligarki,” Asri melanjutkan.

PGR berkomitmen membuka laporan keuangan secara berkala melalui kanal digital partai. Respons masyarakat dan relawan pun diklaim cukup tinggi, baik di lapangan maupun di ruang digital.

Respons atas pesan Anies turut diteruskan oleh pimpinan daerah partai kepada para kader di akar rumput. “Pesan khusus dari Pak Anies yaitu rangkul sebanyak mungkin, jangkau seluas mungkin, dan tetap rukun. Ikhtiar untuk merubah bangsa ini harus melibatkan banyak orang. Tidak ada yang sempurna di antara kita, jadi harus saling menyempurnakan,” imbau Asri.

Kunjungan Anies ini berlangsung berdekatan dengan agenda pemerintah pusat di Sulsel. Pada Selasa (15/9/2026), Mensos Saifullah Yusuf dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menggelar rapat persiapan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada Oktober 2026 mendatang untuk meresmikan Program Sekolah Rakyat.

Pertemuan Anies di Makassar menjadi pemantik semangat bagi jaringan Gerakan Rakyat dan PGR Sulsel untuk menyeimbangkan antara kerja sosial masyarakat dan penguatan struktur politik menuju 2029.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Yayasan Bakti Gerakan Rakyat