Sahrin Hamid Ungkap Arah Gerakan Rakyat: Kejar Legalitas Kemenkum hingga Sasar Suara Muda

May 25, 20260

Gerakan Rakyat – Ketua Umum, Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa Partai Gerakan Rakyat (PGR) akan menghadapi fase konsolidasi pemenangan setelah fokus menyelesaikan legalitas badan hukum di Kementerian Hukum (Kemenkum).

Hal tersebut ia ungkapkan saat menyampaikan sambutan usai prosesi serah terima berkas verifikasi administrasi lengkap dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat DKI Jakarta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Kantor Sekretariat DPP, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

“Kita harus menuntaskan fase legalitas ini dan setelah itu kita harus masuk ke fase yang kita sebut dengan fase konsolidasi pemenangan. Fase konsolidasi pemenangan maka struktur kepengurusan haruslah dibangun sampai dengan tingkat kelurahan bahkan masuk sampai dengan tingkat RW dan RT dan itu harus penuh 100 persen,” ujar Sahrin.

Baca juga: Sahrin Hamid: 16 DPW Gerakan Rakyat Telah Melewati Fase Legalitas

Dalam arahannya, Sahrin memaparkan strategi membangun kekuatan Partai Gerakan Rakyat melalui lima pilar utama, meliputi penguatan struktur kepengurusan, hingga sasar pemilih muda dari kalangan Gen Z dan milenial.

“Di fase konsolidasi pemenangan maka struktur kepengurusan haruslah dibangun sampai dengan tingkat kelurahan bahkan masuk sampai dengan tingkat RW dan RT dan itu harus penuh 100 persen,” tutur Sahrin.

Kemudian, Sahrin menekankan pentingnya pembentukan kader militan dan memiliki penghayatan ideologis terhadap prinsip organisasi.

“Setelah struktur kepengurusan, yang kedua adalah kader kita sudah harus memiliki kader-kader handal, kader-kader, militan kader-kader yang memiliki penghayatan ideologis. Penghayatan ideologis itu artinya bahwa panca Dharma yang menjadi 5 karakter dari Partai Gerakan Rakyat itu harus betul-betul tertanam,” jelasnya.

Baca juga: Serahkan Berkas Legalitas ke Pusat, DPW Gerakan Rakyat Jakarta Siap “Jinggakan” Ibu Kota

Pilar ketiga yakni perekrutan anggota secara masif. Sahrin mengungkapkan pertumbuhan anggota Gerakan Rakyat saat ini telah hampir menyentuh angka 36.000 orang, dengan rata-rata pendaftaran mencapai minimal 100 orang per hari melalui situs resmi organisasi.

“Maka oleh karena itu DPW, DPD, DPC yang telah terbentuk strukturnya mulai mengajak orang untuk mendaftar menjadi anggota daftar jadi anggota sederhana cukup mencatat tiga tulis nomor KTP, tulis nomor WA, dan tulis nama lengkap ataupun upload KTP maka nanti akan mendapatkan KTA,” ungkap Sahrin.

Selanjutnya, pilar keempat merangkul para tokoh lokal mulai dari pelaku UMKM, tokoh agama, hingga petani untuk mengenalkan visi dan misi organisasi.

Baca juga: Kantongi SKT Kanwil Kemenkum, Gerakan Rakyat Riau Gencarkan Konsolidasi hingga Tingkat Ranting

“Tokoh-tokoh ini penting ibu bapak, kenapa? Karena mereka punya pengaruh apa yang dikatakan beresonansi terhadap anggota-anggotanya, dia tokoh agama, dia tokoh misalnya persatuan petani, dia tokoh misalnya persatuan warung kelontong karena dia memiliki komunitas tersendiri sehingga ini pasti sangat berpengaruh. Oleh karena itu yang keempat ini adalah harus melakukan konsolidasi tokoh-tokoh itu,” paparnya.

Sebagai pilar kelima, Sahrin mengingatkan jajarannya untuk bersiap merangkul kelompok pemuda yang diproyeksikan akan mendominasi suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

“Pilar yang kelima ini adalah mereka nanti pada tahun 2029 sekitar 60 sampai dengan 73 persen mereka lah yang menjadi pemilih pada saat pemilih 2029, apa itu? Anak muda gen Z dan milenial,” tutup Sahrin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Gerakan Rakyat