Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas dan Partai Gerakan Rakyat Kota Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), menggelar aksi penanaman pohon bambu sebagai upaya menjaga keseimbangan alam, Minggu, (1/3/2026).
Aksi ekologis ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-1 organisasi, pada Jumat (27/2/2026).
Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Mojokerto, Rudi Suminarno menjelaskan pemilihan bambu didasarkan pada fungsi vital tanaman tersebut terhadap ekosistem urban dan pencegahan bencana alam.
“Bambu adalah tanaman ekologis memiliki peran krusial dalam konservasi lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Rudi, mengutip KBA News, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: Dekatkan Diri ke Masyarakat, Gerakan Rakyat Kota Madiun Gelar Penjualan Baju Thrifting di CFD
Lebih lanjut, ia memaparkan keunggulan teknis sistem perakaran bambu yang mampu menjadi solusi alami bagi permasalahan tanah dan air di wilayah Mojokerto, seperti menahan erosi, konservasi air, dan mitigasi bencana.
“Sehingga meningkatkan cadangan air tanah,” tambahnya menjelaskan.
Di usia pertama, Gerakan Rakyat berkomitmen untuk tetap konsisten pada jalur perjuangan rakyat. Rudi menegaskan orientasi organisasi dan partai ini harus tetap berada pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
“Bukan berjuang untuk golongannya saja. Gerakan Rakyat berjuang hanya untuk rakyat,” jelas Rudi.
Baca juga: Satu Tahun Gerakan Rakyat, Anies Baswedan: Bukan Sekadar Organisasi Papan Nama di Jakarta
Ia juga menyebutkan bahwa langkah politik Gerakan Rakyat banyak terinspirasi dari tokoh nasional, Anies Baswedan, terutama dalam hal penguatan potensi di tingkat akar rumput.
“Perjalanan satu tahun ini menjadi refleksi bagi kami. Di mana kami akan terus memperkuat potensi di akar rumput sebagaimana harapan tokoh inspirasi kami, Bapak Anies Baswedan,” paparnya.
Selain fokus pada aksi sosial dan lingkungan, DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Mojokerto kini tengah merampungkan proses administratif organisasi. Langkah itu mencakup pemberkasan internal, serta legalisasi ormas.
“Untuk ormas Gerakan Rakyat kita proyeksikan agar segera melakukan pendaftaran atau proses administrasi ke Bakesbangpol Pemkot. Syukur, semua diberikan kelancaran,” pungkas Rudi.


