Gerakan Rakyat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 pada 27 Februari mendatang, Gerakan Rakyat menggelar aksi simbolis penanaman pohon di Monumen Kilometer Nol (KM 0) Indonesia, Sabang, Sabtu (21/2/2026).
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, sebagai bentuk penegasan komitmen organisasi terhadap keadilan ekologis.
Rombongan pusat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada Sabtu siang pukul 14.45 WIB, serta disambut oleh jajaran pengurus DPW Aceh serta DPD dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Bireuen. Perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal cepat menuju Sabang untuk mencapai titik nol barat Indonesia.
Baca juga: Dari KM 0 Sabang: Menanam Harapan, Meneguhkan Keadilan Ekologis
Pemilihan lokasi ini didasari oleh nilai historis dan spiritual Sabang. Sebagai wilayah yang pernah menjadi pelabuhan strategis dan pintu keberangkatan haji Nusantara, serta keberadaan situs makam 44 Wali, Sabang dinilai sebagai simpul sejarah kebangsaan dan peradaban.
Dalam prosesi penanaman pohon, Sahrin menekankan bahwa agenda lingkungan hidup merupakan amanah konstitusi yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 terkait perlindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
“Ini adalah pernyataan komitmen kami untuk merawat bumi sebagai amanah konstitusi dan moral,” jelas Sahrin dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (22/2/2026).
Baca juga: Gerakan Rakyat Percepat Verifikasi Kemenkum, 38 Provinsi dan 458 DPD Resmi Terbentuk
Ia menambahkan bahwa keadilan sosial mustahil tercapai tanpa adanya keadilan ekologis. Isu-isu seperti deforestasi, pencemaran, dan perubahan iklim disebut sebagai ancaman nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti petani dan nelayan.
Penanaman pohon ini menjadi pesan politik Gerakan Rakyat untuk mendorong tata kelola sumber daya alam yang transparan dan perlindungan ruang hidup masyarakat adat.
“Menanam pohon adalah simbol keberlanjutan, penolakan terhadap penggundulan hutan, dan komitmen untuk keselamatan generasi mendatang,” ungkapnya.
Baca juga: Gerakan Rakyat Gelar Aksi Serentak di Seluruh Indonesia: Sepekan “Hadir untuk Rakyat”
Kegiatan di Sabang ini melengkapi rangkaian aksi serupa yang sebelumnya telah dilakukan di titik ujung timur dan utara Indonesia.
Melalui momentum satu tahun berdirinya organisasi, Gerakan Rakyat menyerukan kepada pemerintah serta masyarakat untuk menghentikan eksploitasi alam yang merusak dan beralih ke paradigma ekonomi hijau.
“Gerakan Rakyat akan terus hadir di seluruh penjuru tanah air untuk memperjuangkan keadilan bagi manusia dan alam,” tutur Sahrin.


