Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Rakyat (DPD PGR) Kota Mojokerto, Jawa Timur terus mematangkan langkah politiknya. Pasca menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, partai ini langsung tancap gas melakukan sosialisasi dan konsolidasi internal.
Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Mojokerto, Rudi Suminarno menjelaskan bahwa penerimaan SKT tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah daerah (musda) dan instruksi dari tingkat wilayah (DPW) maupun pusat (DPP).
“Setelah musyawarah daerah (musda), kami menyusun kelengkapan DPD Partai Gerakan Rakyat administrasi sesuai arahan DPW dan DPP Partai Gerakan Rakyat. Salah satunya, mendaftar atau melaporkan keberadaan Partai Gerakan Rakyat ke Bakesbangpol. Alhamdulillah, surat keterangan terdaftar dari Bakesbangpol sudah kami terima,” ujar Rudi, mengutip KBA News, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: Wujudkan Keadilan Ekologis, Gerakan Rakyat Tanam 100 Bibit Pohon Bakau di Pantai Payum Merauke
Saat ini, menurutnya, fokus utama DPD merampungkan kelengkapan administrasi kepengurusan di tingkat kecamatan atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Tiga kecamatan yang menjadi sasaran utama meliputi Kecamatan Kranggan, Kecamatan Magersari, dan Kecamatan Prajuritkulon.
Rudi menyebutkan pihaknya tengah mendorong para pengurus DPC untuk segera menyelesaikan surat domisili dari pihak kelurahan sebagai syarat pendaftaran ke Kementerian Hukum (Kemenkum).
Meski berstatus sebagai partai baru, Rudi menyatakan bahwa proses pembentukan struktur di Kota Mojokerto berjalan tanpa kendala berarti. Target jangka panjang mereka adalah memastikan partai ini siap menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) 2029.
Baca juga: DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Puncak Resmi Terbentuk, 18 Distrik Rampung Terkonsolidasi
“Sebagai partai baru, kami harus solid di internal. Sembari menunggu keputusan Kemenkum soal Partai Gerakan Rakyat diterima sebagai peserta Pemilu 2029, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat akan keberadaan Partai Gerakan Rakyat. Termasuk konsolidasi internal kami perkuat,” papar Rudi.
Selain pembenahan internal, DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Mojokerto telah merancang agenda luar jaringan untuk memperluas basis massa, di antaranya roadshow dengan menjangkau simpatisan dan relawan Anies Baswedan.
Kemudian, silaturahmi tokoh dengan mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai komunitas. Terakhir, pemetaan potensi, yakni melakukan analisis wilayah untuk menentukan strategi pemenangan di Kota Mojokerto.


