Gerakan Rakyat – Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gerakan Rakyat mengadakan pertemuan secara virtual melalui aplikasi ZOOM, Minggu (3/5/2026). Agenda tersebut menjadi ajang dalam memantapkan pembentukan DPLN di Australia sekaligus silaturahmi antara pengurus bersama Ketua Umum Sahrin Hamid dan Tokoh Inspiratif Anies Baswedan.
Ketua Badan Diaspora Gerakan Rakyat, Fahmi Khaidir menekankan pentingnya peran diaspora di berbagai belahan dunia untuk memperkuat basis dukungan partai dan kemenangan Anies Baswedan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
“Satu hal mungkin yang selalu saya ingatkan kepada kawan-kawan semua diaspora, tolong bantu kami agar melakukan sosialisasi kepada seluruh diaspora yang ada di mana pun, sehingga dengan keberadaan diaspora di mana pun dapat memperkuat tujuan kita yaitu dapat memenangkan Bapak Anies Baswedan pada Pilpres 2029 yang akan datang dan memenangkan Partai Gerakan Rakyat di Pileg 2029 yang akan datang,” ujar Fahmi.
Senada dengan Fahmi, Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri, Mutia Puspasari mengapresiasi terbentuknya DPLN Gerakan Rakyat di Melbourne, Australia. Ia berharap forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar gagasan bagi kemajuan gerakan.
“Semoga diskusi ini menjadi ruang yang hangat dan penuh kolaborasi, tempat kita bisa saling mendukung dan bisa saling menguatkan dan tentunya bisa berbagi informasi dan bertukar gagasan. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini,” tutur Mutia.

Sementara itu, Tokoh Inspiratif Anies Baswedan menyampaikan bahwa Gerakan Rakyat memiliki keunikan karena lahir dari basis massa yang sudah ada sebelum wadahnya resmi terbentuk. Menurutnya, perjuangan ini merupakan ikhtiar jangka panjang untuk keadilan sosial.
“Perjuangan ini bukan tentang satu orang atau satu peristiwa (Pilpres) semata, melainkan tentang ikhtiar mewujudkan Indonesia yang lebih baik, lebih adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua,” jelas Anies.
Anies juga memberikan instruksi khusus kepada para pengurus Gerakan Rakyat untuk mulai merumuskan langkah strategis dan fokus pada agenda nyata. “Fokuslah pada tiga hingga lima agenda utama agar gerakan kita memiliki dampak yang nyata dan tidak kehilangan arah,” tambahnya.
Baca juga: Sempat Revisi 6 Kali, Gerakan Rakyat Sumbar Resmi Serahkan Berkas Verifikasi Partai ke Pusat
Di sisi lain, dalam kesempatannya, Ketum Sahrin yang tengah berada di Bangka Belitung untuk serah terima berkas verifikasi partai politik (parpol), memberikan laporan capaian infrastruktur secara signifikan, dengan menargetkan pendaftaran resmi ke Kementerian Hukum RI dilakukan pada Mei 2026.
“In Sya Allah pada bulan ini juga, pada bulan Mei tahun 2026, kami Partai Gerakan Rakyat akan secara resmi mendaftarkan Partai Gerakan Rakyat di Kementerian Hukum Republik Indonesia. Mohon doanya dari semua, dari teman-teman di luar negeri, mohon doanya agar semua usaha-usaha ini dilancarkan dan sesegera mungkin Gerakan Rakyat mendapatkan legalitasnya sebagai badan hukum partai politik,” ungkap Sahrin.
Sahrin pun merinci bahwa Partai Gerakan Rakyat telah memenuhi syarat di 38 provinsi dan telah menjangkau lebih dari 425 kabupaten/kota serta 2.600 kecamatan se-Indonesia. “Sisa 400 kecamatan lagi dan itu In Sya Allah akan kami selesaikan di bulan ini,” lanjutnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual dan ramah tamah antar perwakilan diaspora dari berbagai negara termasuk Arab Saudi, Turki, Singapura, Inggris, Amerika Serikat (AS), dan Malaysia.


