Gerakan Rakyat Aceh Laporkan Kelangkaan BBM dan Gas Elpiji di Tengah Bencana

December 2, 20250

Gerakan Rakyat – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Aceh, Mustafa Ibrahim menyampaikan kondisi umum di Aceh per Selasa (2/12/2025), akibat bencana hidrometeorologi.

Mustafa melaporkan mengenai kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Elpiji 3 kilogram (kg), serta mendesak adanya dukungan logistik darurat untuk wilayah terdampak banjir.

“BBM masih perlu antrian panjang, sebagian SPBU kehabisan stok BBM dan untuk daerah dampak banjir yang terputus sarana transportasi,” ujar Mustafa.

Mustafa mengungkapkan bahwa saat ini kondisi BBM di Aceh masih memerlukan perhatian serius. Stok BBM sudah tidak tersedia sama sekali. Selain itu, wilayah tersebut juga mengalami pemadaman listrik.

Baca juga: Dialog DPW Muda Bergerak Sulsel: Dorong Perubahan dan Peran Kritis Kaum Muda

“Listrik padam, dan sangat diperlukan dukungan bantuan sembako untuk pengungsi,” jelasnya.

Lanjut Mustafa, khusus untuk wilayah Kota Banda Aceh dan sekitarnya, stok gas Elpiji 3 kg dilaporkan kosong hingga hari Selasa, 2 Desember 2025.

“Untuk gas 3 kilogram dalam wilayah kota Banda Aceh dan sekitarnya juga tidak ada stok lagi sampai hari ini (Selasa),” tambah Mustafa.

Menyikapi bencana banjir yang melanda, Mustafa Ibrahim menekankan bahwa bantuan sembako sangat dibutuhkan dan mendesak untuk segera disalurkan kepada para pengungsi.

Baca juga: BAGANA Gerakan Rakyat Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor

Sementara itu, menurut data terbaru BNPB, Senin (1/12/2025) sore, mencatat terdapat 156 jiwa meninggal dunia dan 181 jiwa masih hilang di Provinsi Aceh.

Korban tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Peningkatan jumlah korban hilang dipicu laporan tambahan dari masyarakat.

“Jumlah pengungsi mencapai 479.300 jiwa di berbagai kabupaten/kota, dengan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Aceh Utara sebanyak 107.305 jiwa,” ungkap BNPB dalam keterangan resminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Gerakan Rakyat