Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Gerakan Rakyat (DPW PGR) Papua Barat Daya bergerak cepat melakukan konsolidasi internal usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, yang berlangsung pada 17-18 Januari 2026.
Ketua DPW Papua Barat Daya, Ali Bara menyatakan bahwa fokus utama saat ini penguatan infrastruktur partai di tingkat akar rumput dan persiapan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.
Ali mengungkapkan bahwa sekembalinya ke daerah, pihaknya akan mengejar target pembentukan struktur yang belum rampung. Saat ini, kepengurusan di tingkat DPW dan DPD telah mencapai 100 persen, namun tingkat DPC masih perlu dipacu.
“Setelah kami balik (ke Papua Barat Daya) dari Rakernas, kami akan lebih meningkatkan lagi konsolidasi dan mentargetkan yang belum tercapai dalam satu bulan terakhir ini,” ucap Ali, Selasa (20/1/2026).
Ia menambahkan, “Tingkat DPW dan DPD anggotanya sudah 100 persen. DPC yang masih 50 persen dan kita akan tingkatkan menjadi 100 persen.”
Baca juga: Gerakan Rakyat: Dari Relawan Anies Menuju Partai Politik Berbasis Gotong Royong
Selain penguatan internal, Ali optimis dukungan terhadap Anies Baswedan di Papua Barat Daya akan terus meningkat. Ia mematok target kenaikan perolehan suara yang signifikan untuk kontestasi politik mendatang.
“Dan itu menjadi target dari DPW Papua Barat Daya pada saat nanti di 2029 itu akan menjadi naik dari 30 persen bisa jadi 40 persen,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan 12 kelompok relawan loyalis mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sangat membantu proses sosialisasi di lapangan.
“Di Papua Barat Daya sendiri karena di sana memang ada terdiri dari 12 kelompok relawan yang juga pendukung dan loyalis Pak Anies, maka sejauh ini yang kita jalani tidak ada halangan dan hambatan,” tutur Ali.
Dalam Rakernas perdana, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, secara resmi membacakan keputusan rapat Pleno yang menetapkan perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik (parpol) bernama Partai Gerakan Rakyat.
Baca juga: Gerakan Rakyat Resmi Mendirikan Partai, Sahrin Hamid Ditetapkan Sebagai Ketua Umum
Keputusan ini didasari oleh keyakinan bahwa keadilan sosial hanya bisa dicapai melalui sistem demokrasi yang terbuka dan perjuangan politik terorganisir. Perjuangan partai Gerakan Rakyat berlandaskan pada karakter Panca Dharma, meliputi Religius, Nasionalis Kerakyatan, Kersa Ksatria, Kasih Sayang, dan Integritas Moral.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Lalu, mengangkat dan mengesahkan saudara Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat dalam masa bakti tahun 2026-2030,” ucap Ridwan.


