Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi terbatas bersama Daerah Pemilihan (Dapil) 4 dan 5 di Desa Lawang Pari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Sabtu (3/1/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan pembentukan struktur kepengurusan dari tingkat daerah hingga ranting guna memenuhi persyaratan verifikasi partai.
Acara dibuka oleh Sekretaris DPW Jawa Tengah, Lalang. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pertemuan ini merupakan instrumen monitoring terhadap progres pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
“Rapat ini adalah bentuk koordinasi nyata untuk memastikan seluruh struktur terpenuhi tepat waktu sebagai syarat mutlak pembentukan partai,” ujar Lalang di hadapan para kader.
Baca juga: Gerakan Rakyat Kecam Aksi Teror Terhadap Aktivis: Serangan Serius Bagi Demokrasi
Sementara itu, Ketua DPW Jawa Tengah, Siti Nurmakesi yang juga merupakan mantan Bupati Kendal, memberikan motivasi khusus bagi pengurus di wilayah Solo Raya, meliputi Klaten, Surakarta, Sragen, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, dan Sukoharjo.
Ia mengajak para kader menjadikan Gerakan Rakyat ini sebagai “Rumah Perubahan”. Meski menyadari Solo Raya secara politik dikenal sebagai basis massa partai lain, Siti optimis semangat gotong royong mampu mengubah peta politik.
“Meskipun Solo Raya dikenal sebagai ‘Kandang Banteng’, dengan semangat gotong royong kita bisa ‘Jinggakan’ dan ‘Macankan’ Solo Raya,” jelasnya.
Dalam sesi pemaparan progres, DPD Kota Surakarta yang diwakili oleh Sajidan dan Abi melaporkan bahwa struktur kepengurusan tingkat DPD dan DPC telah mencapai 100 persen, sehingga kini fokus beralih pada pemenuhan tingkat DPRt (Ranting).
Baca juga: Gerakan Rakyat Aceh Gandeng Mahasiswa UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan Korban Bencana di Bireuen
Selain itu, mereka menyatakan kesiapan penuh Surakarta untuk menjadi lokasi Deklarasi Partai Gerakan Rakyat dengan jaminan kehadiran seluruh ketua ranting.
Bergeser ke Kabupaten Boyolali, duet kepemimpinan Munir dan Titik mengonfirmasi rampungnya pengurus tingkat DPD dan siap bergerak masif di tingkat DPC. Guna mengejar tenggat waktu yang kian sempit, Bu Titik mengusulkan skema rekrutmen terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung tanpa melalui prosedur rekomendasi yang rumit.
Sedangkan, Ketua DPD Klaten, Kolonel (Purn) Maryono mengungkapkan bahwa saat ini sudah terbentuk 12 DPC dari total 26 kecamatan yang telah melengkapi persyaratan KTP dan kesediaan pengurus. Langkah selanjutnya, DPD Klaten akan menggelar rapat internal khusus untuk mengonsolidasikan kekuatan di wilayah tersebut.
Aspirasi menarik datang dari DPD Sukoharjo melalui Joko, yang meminta agar pimpinan pusat mendorong Anies Rasyid Baswedan untuk lebih aktif mengampanyekan Gerakan Rakyat di media sosial guna memberikan efek kejut (branding) di akar rumput. Pihaknya juga mendesak pengiriman data anggota ber-KTA ke daerah agar proses penjajakan kader bisa segera dilakukan.
Baca juga: Gerakan Rakyat Sulteng Targetkan Pembentukan Pengurus Daerah Rampung Sebelum Akhir Tahun
Di sisi lain, untuk wilayah Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen, proses saat ini masih difokuskan pada finalisasi pembentukan struktur di tingkat DPD sebagai fondasi utama sebelum melebarkan sayap ke pembentukan DPC di masing-masing kecamatan.
Menanggapi aspirasi arus bawah, Sekretaris DPD Klaten mengusulkan pembuatan aplikasi resmi Partai Gerakan Rakyat. Aplikasi ini diproyeksikan sebagai alat monitoring data anggota dan jabatan pengurus secara real-time di daerah. Usulan tersebut disambut baik oleh pihak DPW dan akan menjadi agenda pembahasan dalam tindak lanjut organisasi.


