Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Rakyat (DPW GR) Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana tanah longsor di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (29/12/2025).
Aksi sosial itu dilakukan bersama Pengurus Gerakan Rakyat Kabupaten Bireuen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Pidana Islam (HPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Aceh, Mustafa Ibrahim menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud solidaritas pengurus untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana alam di beberapa titik di Aceh.
Baca juga: Gerakan Rakyat Sulteng Targetkan Pembentukan Pengurus Daerah Rampung Sebelum Akhir Tahun
“Bantuan ini merupakan inisiatif dari para pengurus DPW Aceh untuk menolong saudara-saudara kita, tidak hanya di Bireuen, tetapi juga di wilayah lain seperti Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang,” ujar Mustafa, Selasa (30/12/2025).
Dalam upaya pengumpulan bantuan, Gerakan Rakyat Aceh menggandeng Mahasiswa Hukum Pidana Islam dari Fakultas Syariah UIN Ar-Raniry.
Kolaborasi keduanya berhasil mengumpulkan berbagai logistik penting, mulai dari paket sembako hingga pakaian layak pakai yang langsung diserahkan kepada para pengungsi.
Aksi kemanusiaan ini, lanjut Mustafa, merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai gotong royong yang menjadi landasan organisasi Gerakan Rakyat.
Baca juga: DPD Gerakan Rakyat Bengkalis Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Agam, Sumbar
Kegiatan tersebut selaras dengan semangat yang diusung oleh tokoh inspiratif Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, yakni semboyan “Dari Rakyat untuk Rakyat”.
Melalui aksi ini, Gerakan Rakyat berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat bencana. “Kami ingin memastikan bahwa nilai gotong royong tetap hidup. Bantuan ini adalah bentuk kehadiran kami untuk rakyat,” pungkas Mustafa.


