Keanggotaan Tembus 10 Ribu Orang, Gerakan Rakyat Optimistis Capai Target 1 Juta Anggota di 2026

December 23, 20250

Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat menetapkan target ambisius untuk merekrut satu juta anggota hingga tahun 2026. Organisasi yang terinspirasi oleh gagasan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ini memandang pencapaian kuantitas anggota sebagai tolok ukur utama penerimaan publik terhadap gerakan mereka.

Ketua Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid menyatakan bahwa target tersebut merupakan upaya untuk membuktikan validitas dan legitimasi organisasi di tengah masyarakat.

“Ini menunjukkan validitas bahwa gerakan ini didukung oleh banyak orang,” ujar Ketum Sahrin, Senin (22/12/2025).

Sejauh ini, Sahrin melaporkan antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan total pendaftar saat ini tembus di angka 10.200 orang. Sementara, laju pertumbuhan rata-rata mencapai 2.000 pemohon Kartu Tanda Anggota (KTA) per periode pelaporan.

Baca juga: Gerakan Rakyat Tolak Usulan Pilkada Melalui DPRD: Hak Pilih Tak Bisa Diganti Efisiensi

“Selain anggota, kami menargetkan 100 ribu kader pada tahun depan. Jadi, ya, itu adalah target yang harus kami capai,” jelasnya.

Meskipun berbasis pada gagasan Anies Baswedan, Sahrin menegaskan bahwa saat ini Gerakan Rakyat bukan merupakan kendaraan politik untuk Pemilu 2029. Organisasi ini diposisikan sebagai wadah terstruktur bagi pendukung Anies yang mengusung misi perubahan.

Namun, peluang untuk bertransformasi menjadi partai politik tetap terbuka. Wacana ini telah bergulir sejak Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Juli 2025 lalu. Keputusan final mengenai transformasi ini akan diambil melalui kesepakatan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) mendatang.

Gerakan Rakyat menerapkan pembagian loyalitas dalam empat tingkatan hierarki untuk mengonsolidasi basis dukungan, di antaranya;

Baca juga: Viral! Netizen Ini Kembali Menemukan Harapan Melalui Gerakan Rakyat

  • Simpatisan: Individu yang setuju dengan nilai perjuangan tanpa ikatan organisatoris.
  • Anggota: Individu yang terikat pada AD/ART dan keputusan organisasi.
  • Kader: Anggota yang berperan aktif sebagai penggerak agenda organisasi.
  • Pengurus: Kader yang bertanggung jawab dalam manajemen organisasi dari tingkat pusat hingga desa.

“Dia tidak sekadar anggota tapi menjadi penggerak dari agenda organisasi di mana pun dia berada. Nah itu dia akan menjadi kader,” tambah Ketum Sahrin.

Sekadar informasi, Gerakan Rakyat resmi dideklarasikan pada 27 Februari 2025 di Gedung Jakarta Inisiatif Office, Jakarta Selatan (Jaksel). Saat ini, kepengurusan telah terbentuk di seluruh provinsi di Indonesia dengan kantor cabang di mayoritas kabupaten/kota.

Pada Rabu (17/12/2025), Gerakan Rakyat secara resmi meluncurkan KTA dan mengonfirmasi Anies Baswedan telah terdaftar secara resmi sebagai salah satu anggota organisasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Gerakan Rakyat