Pengukuhan DPW Gerakan Rakyat Riau, Ketum Sahrin Hamid Ingatkan Semangat Perubahan dan Komitmen Pancakarya

November 8, 20250

Gerakan Rakyat – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Provinsi Riau resmi dikukuhkan dan dilantik pada Jumat (7/11/2025) di Pusat Kebudayaan Lembaga Adat Melayu, Pekanbaru, Riau.

Acara pelantikan ini dirangkai dengan Dialog Kebangsaan bertajuk “Vox Populi: Suara Rakyat” yang dihadiri oleh tokoh inspiratif Gerakan Rakyat, Anies Rasyid Baswedan.

Ketua DPW Riau, Syaiful Aizar menyampaikan kesiapan dan harapannya setelah dilantik. Ia menekankan pentingnya pergerakan bersama untuk memajukan ormas Gerakan Rakyat.

“Kami telah bersedia dengan hati nurani untuk dilantik, untuk bersama bergerak memperjuangkan ormas Gerakan Rakyat ini untuk berkembang dan bersama-sama kita mewujudkan cita-cita masa depan kita semua,” ujar Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful menyatakan bahwa kehadiran tokoh inspiratif Anies dan Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menjadi energi tambahan bagi organisasi di Riau.

“Harapan kami dengan kehadiran Pak Anies dan Pak Ketum, dapat lebih memberikan semangat untuk kami lebih maju ke depan dan satu tujuan, hanya inginkan perubahan,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Sahrin selaku perwakilan dari jajaran pengurus pusat mengingatkan seluruh anggota dan pengurus Gerakan Rakyat Riau mengenai amanat yang diemban, yaitu menuntaskan ‘Pancakarya’.

“Tentunya, apa yang telah menjadi amanat yang disampaikan melalui ikrar, ini adalah menjadi tugas dan kewajiban kita sebagai anggota dan juga pengurus Gerakan Rakyat. Apa kewajiban kita? Kewajiban kita adalah menuntaskan pancakarya,” jelas Sahrin.

Sahrin kemudian merinci lima program kerja utama atau Pancakarya yang harus diwujudkan secara konsisten:

  1. Penguatan Struktur: Sahrin mengapresiasi DPW Riau yang telah mencapai 100% Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Provinsi Riau. Prestasi ini melengkapi capaian nasional yaitu terbentuknya struktur di 38 Provinsi dan 475 DPD Gerakan Rakyat di seluruh Indonesia.
  2. Aspek Legalitas: Menuntaskan aspek hukum agar keberadaan organisasi diakui secara resmi oleh negara.
  3. Membumikan Organisasi dan Tokoh: Organisasi diminta mulai memperkenalkan lambang, warna kebanggaan, dan tokoh-tokoh pengurus, termasuk tokoh inspiratif, Bapak Datuk H. Anies Rasyid Baswedan.
  4. Aktivasi Media Sosial: Di era digital, Gerakan Rakyat wajib masuk ke ranah percakapan digital. Sahrin mengimbau DPD untuk mengaktifkan akun media sosial, menyusul langkah Gerakan Rakyat Pusat yang telah aktif di platform YouTube, WhatsApp, Instagram, Facebook, TikTok, Thread dan X.
  5. Aksi Sosial: Pelaksanaan kegiatan nyata yang berdampak sosial, termasuk kerja sosial untuk membantu warga terdampak bencana.

Sementara itu, dalam kesempatannya, Anies memberikan pesan penyemangat bagi seluruh pengurus dan anggota Gerakan Rakyat. Ia menekankan bahwa ormas ini harus menjadi sebuah ikhtiar kolektif untuk mewujudkan visi Indonesia yang lebih baik.

“Jadi, saya pesan kepada semua yang terlibat dalam Gerakan Rakyat, tunjukkan bahwa ini adalah ikhtiar kita membuat Indonesia berubah menjadi negeri yang adil dan makmur bagi kita,” ucap Anies.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://gerakanrakyat.org/wp-content/uploads/2025/10/UNUNUNUNU-Photoroom.png
Copyright 2025, Gerakan Rakyat